Friday, January 14, 2022

The Magic Library : Perpustakaan Ajaib Bibi Bokken

The Magic Library : Perpustakaan Ajaib Bibi Bokken

The Magic Library : Perpustakaan Ajaib Bibi Bokken bercerita tentang dua orang sepupu yang tinggal berlainan kota. Berit gadis remaja kelas 8 tinggal di Fjaerland sedangkan Nils, anak laki-laki kelas 6 B yang bercita-cita ingin menjadi pemain bola, tinggal di Oslo.

Mereka selalu menghabiskan waktu berlibur bersama, seperti pada musim panas lalu. Namun ketika liburan usai dan mereka harus kembali bersekolah di kota masing-masing, komunikasi dijalin melalui surat.

Uniknya, kedua sepupu itu menulis suratnya kali ini bukan dalam selembar kertas.  Tetapi dalam sebuah buku, yang mereka kirimkan bolak balik antara Fjaerland dan Oslo. Ide untuk membuat buku surat ini berasal dari Billie Holiday, pemilik penginapan di Fjaerland.

Mereka tidak menyangka di balik ide pembuatan surat ini, ada sebuah konspirasi (menurut Nils) yang akan membawa mereka pada sebuah petualangan seru dan memacu adrenalin. Sehingga mentasbihkan Nils dan Berit sebagai penulis muda.

Sepanjang 170 halaman novel ini, kita seperti sedang membaca surat-surat kedua sepupu itu. Banyak hal- hal menarik yang terungkap dari surat-surat tersebut.

Bibliografer

Berasal dari dari kata Biblion (Bahasa Yunani) yang berarti buku. Nils menyimpulkan bahwa arti bibliografer adalah pecinta buku. Tetapi Berit tidak setuju dengan kesimpulan sepupunya, ia menuduh Nils tertukar dengan istilah bibliophile ‘pecinta buku’ yaitu seseorang yang mengkoleksi buku-buku langka dan bermutu.

Berit menemukan arti istilah Bibliografer yang benar setelah melihat kamus, yaitu seseorang yang melakukan kegiatan bibliografi, hal-hal mengenai buku-buku.

Incunabula

Sebuah istilah yang berasal dari bahasa latin yang berarti timbangan. Tetapi pada saat ini, istilah incunabula digunakan untuk buku-buku yang diterbitkan sebelum tahun 1500. Buku-buku yang pertama kali dicetak setelah seni percetakan buku ditemukan.

Buku Harian Anne Frank

Seorang gadis Yahudi yang lahir di Frankfurt, pada 12 Juni 1929 yang bernama lengkap Annelies Marie Frank. Pada 6 Juli 1942 ketika saudara perempuannya yang bernama Margot dideportasi (ada yang mengatakan dibawa ke Kamp konsentrasi Nazi). Ia dan keluarganya harus bersembunyi di gudang bisnis produk makanan milik Otto Frank.

Anne Frank menuliskan semua kejadian yang dia alami selama masa persembunyian dalam sebuah buku harian. Tulisan terakhir gadis Yahudi itu tercatatat dalam buku hariannya pada tanggal 1 Agustus 1944, tiga hari sebelum Gestapo menemukan persembunyian keluarga tersebut. 

"Untuk seseorang seperti aku , ada perasaan aneh ketika menulis buku harian, Bukan hanya karena aku belum pernah menulis , melainkan karena aku pun berpikir bahwa aku maupun orang lain tak akan tertarik pada curahan hati seorang remaja berusia tiga belas tahun. Tapi sebenarnya bukan itu permasalahannya. Aku ingin menulis dan berbincang dengan diriku sendiri  tentang apa saja yang muncul dari dalam jiwaku. Kertas kan lebih sabar daripada manusia."

Buku harian ini kemudian diterbitkan pada tahun 1947 di Belanda, dan kini telah dialihbahasakan ke dalam 70 bahasa. Buku Harian Anne Frank  telah menjadi bagian penting dalam sejarah dunia yang menginspirasi jutaan orang.

Setelah baca surat Berit ini, saya jadi ingin baca buku harian Anne Frank penasaran dengan kisahnya. Bagaimana dengan teman-teman? Apakah ada yang sudah baca?


Sumber : Real Life Fandom.com

Klasifikasi Desimal Dewey

Jika teman-teman berkunjung ke perpustakaan, pasti menemukan stiker berisi angka-angka  yang merupakan kode pengklasifikasian buku yang ditempel pada sisi buku. Bentuk kodenya lebih dari tiga digit, setelah digit ketiga akan ada titik kemudian diteruskan dengan angka-angka selanjutanya.

Kode-kode tersebut disusun oleh Melvy Dewey pada tahun 1873. Kemudian dikenal dengan Klasifikasi Desimal Dewey, yang menjadi acuan dalam penataan bidang-bidang keilmuan di perpustakaan.

Ada sepuluh kelas utama dalam klasifikasi Dewey yang dapat dibagi lagi ke dalam 10 bagian, kemudian 10 bagian tersebut dapat dibagi lagi ke dalam 10 bagian.

Sepuluh kelas utama tersebut adalah:

Setiap buku di perpustakaan juga memiliki tiga kartu yang berbeda yaitu:

  •      Kartu yang memuat urutan pengarang secara alfabetis
  •       Kartu menurut judul buku
  •      Pengurutan berdasarkan registrasi dan kata kuncinya

Fjaerland

Lebih dari lima puluh persen cerita The Magic Lybrari ini terjadi di Fjaerland, sebuah distrik yang memiliki 300 penduduk yang kebanyakan bermata pencaharian dibidang pertanian dan parawisata. Bentang alam yang telah dihuni sejak zaman Viking ini, telah dibentuk oleh gletser melalui zaman es berturut-turut selama 2,5-3 juta tahun yang lalu.Pada tanggal 31 Mei 1991, Museum Gletser Norwegia diresmikan oleh Ratu Sonja di Fjaerland yang diarsiteki oleh Sverre Fehn.

Kertas Kain Lap

Ah… saya sangat iri pada Berit dan Nils, mereka beruntung sekali dapat melihat buku-buku incunabula yang cantik bak lukisan. Memiliki kertas yang sangat tebal seperti karton yang disebut kertas kain lap, yaitu kertas yang berbahan dasar dari kartun dan linen yang dihancurkan dan dimasak dengan lem dari babi. Perpaduan bahan-bahan tersebut menjadikan kertas kain lap sangat kuat mampu bertahan selama berabad abad.

Gutenberg

Alfabet merupakan revolusi besar pertama dalam sejarah budaya huruf. Sejak saat itu selama ribuan tahun manusia menulis di atas berbagai media seperti batu, kayu, kulit kura-kura, dsb.

Berjalan seiring waktu buku-buku ditulis di atas perkamen dan kertas dengan ditulis tangan. Sehingga harga buku menjadi sangat mahal, tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Sebelum akhirnya pada tahun 1450 Johannes Gutenberg, seorang pandai besi berkebangsaan Jerman, menemukan mesin cetak yang didasarkan pada pencetak yang digunakan untuk membuat anggur.

Penemuan mesin cetak ini merupakan revolusi terbesar kedua dalam budaya huruf. Gutenberg memakai huruf bongkar pasang (movable type) dari timah hitam. Sampai akhirnya ia dapat mencetak seluruh halaman buku. Buku yang pertama kali dicetak oleh  Gutenberg adalah Kitab Injil.

Pesan Jostein Gaarder

The Magic Library: Perpustakaan Bibi Boken merupakan sebuah pesan dari penulis bahwa buku adalah teman terbaik.

 “Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter paling pintar, paling intelek dan paling luhur; disana kebanggaan dan keluhuran manusia bersemayam”.

Setiap kali kita  membuka sebuah buku, akan memandang sepetak langit. Dan jika kita membaca sebuah kalimat baru, akan sedikit banyak tahu dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang dibaca akan membuat kita dan dunia menjadi lebih besar dan luas.

Seru sekali baca buku ini, petualangannya bikin degdegan dan mengandung filosofi yang sangat dalam. Tetapi apakah Berit dan Nils berhasil menemukan perpustakaan Rahasia Bibi Boken?

Judul Buku : The Magic Library | penulis : Jostein Gaarder & Klaus Hagerup | Penerbit : Mizan | Tahun Terbit : 2018, Maret cetakan IX |Jumlah Halaman : 282 | Penerjemah : Ridwan Saleh |


23 comments:

  1. Suka sekali dengan kalimat : siapa yang menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik

    ReplyDelete
  2. Wahh baca artikel ini aku menemukan banyak pengetahuan baru, khususnya kalimat² yg begitu asing.
    Nice artikel.

    ReplyDelete
  3. memang magic banget bukunya, banyak menemukan wawasan baru juga jadinya. Istilah2 asing karena buku terjemahan juga ya. Penasaran isi full bukunya juga deh.

    ReplyDelete
  4. Buku memang gudang ilmu, apapun jenis bukunya pasti menyimpan hal-hal baru yang belum pernah kita jumpai atau kita pelajari sebelumnya sekecil apa pun itu

    ReplyDelete
  5. Jadi ingat dulu suka banget nulis diary
    Disemat-sempatin meski ada waktu. Diary digembok juga biar ga ada yang baca tulisan kita. Untunglah jaman sekarang lebih canggih

    ReplyDelete
  6. Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter paling pintar, paling intelek dan paling luhur; disana kebanggaan dan keluhuran manusia bersemayam”.

    Suka banget sama quote ini😍

    ReplyDelete
  7. Buku ada karna ada yg menulis. Saat menulis kita bebas berekspresi mencurahkan isi jiwa. Seperti kata Anne Frank , kertas lebih sabar dari manusia😍

    ReplyDelete
  8. Seru sekali ini ulasannya, secara membaca ensiklopedi, wawasan pun jadi betambah setelah membaca artikel ini padahal saya beberapa tahun yang lalu sudah pernah ke Museum Anna Frank di Belanda dan Gutenberg. Jadi benar banget ungkapan yang di tulis di artikel ini bahwa :“ jika kita membaca sebuah kalimat baru, akan sedikit banyak tahu dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang dibaca akan membuat kita dan dunia menjadi lebih besar dan luas.”

    Saya tunggu ulasan-ulasan menarik lainnya ya.

    ReplyDelete
  9. Dari dulu aku memAng suka banget baca buku apalagi novel dan komik.. Seru sih banyak pengetahuan juga yang kita dapat dari sana.

    ReplyDelete
  10. Seru banget ini bukunya. Paling suka baca novel karena seru banget, imaginasi nya sesuai yg kita khayalkan.

    ReplyDelete
  11. Seru banget, paling suka baca novel. Jadi berimaginasi sesuai khayalan terliar kita.

    ReplyDelete
  12. Jadi pngen baca lengkapnyaaa ❤️

    ReplyDelete
  13. Seru banget ulasannya 🥰 ditunggu ulasan dr buku laiinya ya mom

    ReplyDelete
  14. Seru bNget ulasannya ya mom jdi pgen tau ulasan buku lainnya

    ReplyDelete
  15. Buku itu gudang ilmu, makanya aku suka banget baca buku sebagai pengetahuan.. Tapi kalo untuk hiburan sih lebih suka baca novel atau komik

    ReplyDelete
  16. Keren mom bacaannta selalu yg berbobot 😍

    ReplyDelete
  17. Pesannya dapet banget mbaak! Kayak pesannya coachku. Eh, ini sama kyk yg nulis Dunia Sophie bukan ya?

    ReplyDelete
  18. Suka sama kalimat "siapa yanh menemukan buku yang tepat menemukan temab terbaik...
    Bener banget rasanya

    ReplyDelete
  19. Penasaran ingin baca bukunya juga. Ini beneran nambah kosakata baru sih

    ReplyDelete
  20. Kalau gak salah novel Anne Frank best seller. Tapi saya belum beli dan baca. Masuk wish list bukuku hehehe

    ReplyDelete
  21. Boleh juga nih bukunya buat koleksi dirumah, seru ceritanya.

    ReplyDelete
  22. Ini maksudnya gimana kak? Aku gagal paham, hehe... Kisah Anne Frank ini disebutkan di novel The Magic Library ini ya?

    Dan ada bukunya tersendiri?

    ReplyDelete

Komentar anda merupakan sebuah kehormatan untuk penulis.