Resensi Novel Al- Masih Lelaki yang Diurapi

Resensi Novel Al Masih Lelaki yang Diurapi

Resensi Novel Al-Masih Lelaki yang Diurapi Karya Tasaro Gk, saya buat sambil membayangkan kondisi Kota Batavia pada abad XVII. Sebuah kota yang memiliki sungai-sungai bersih dengan kecipak ikan di dalamnya. Dalam beraktifitas sehari-hari, masyarakatnya banyak menggunakan transportasi air.

Tetapi dibalik benteng kokoh Kota Batavia tersimpan sebuah kejahatan kemanusiaan yang mengerikan, dengan berbagai intrik politik kompeni yang sangat tidak berprikemanusiaan.

Siapakah Saathi?

Gadis Mataram bermata biru itu setelah lolos dari jeratan hukuman mati, akibat Lyzbeth van Hoorn menemukan sebuah buntalan merah bertuliskan huruf China yang berisi herbal kering. Buntalan itu dituduhkan kepada dirinya, sebagai azimat yang akan digunakan untuk mengguna-gunai perempuan Belanda yang permohonan pernikahannya tidak kunjung disetujui oleh gereja itu.

“Kembang Batavia” itulah julukan yang disematkan kepada Saathi kini. Namanya begitu harum setelah dia diangkat menjadi budak kesayangan gubernur jendral Batavia. Nyonya gubernur tidak pernah mengizinkan Saathi untuk melakukan pekerjaan, selain menghibur tamu dengan keindahan alunan suara dan liukan tubuhnya ketika menarikan tarian Jawa dengan lemah gemulai.

Penampilannya begitu istimewa, mengenakan pakaian Jawa Mataram dengan riasan rumit bak putri kedaton. Begitu manglingi, siapa pun tidak akan menyangka bahwa dia adalah seorang budak, yang merupakan kasta terendah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dari awal mengikuti kisahnya sejak diceritakan penulis dalam novel Al-Masih Putra Sang Perawan, saya cukup kagum dengan sikap Saathi yang selalu tenang dalam menghadapi ujian hidup yang sangat berat bagi seorang perempuan semuda itu. Itulah yang membuat saya, tidak bisa berhenti membalik halaman demi halaman untuk menemukan jawabannya.

Beruntung Saathi membocorkan rahasianya kepada Susana, bahwa dia meneladani Nabiyullah Yahya putra Nabi Zakaria. Seorang nabi yang kelahirannya berbalut mukjizat seperti Nabi Isa putra Maryam. Sejarah kedua nabiyullah ini dalam menjalankan dakwah kepada kaumnya, diceritakan secara bersamaan dalam novel ini.

Konflik Lebih Rumit

Berawal dari kehadiran Bhairawa, sekelompok orang pemuja setan dan pemakan manusia, di Batavia yang memicu kegelisahan masyarakat. Mereka disebut-sebut sebagai tentara bayaran yang digunakan oleh kompeni untuk memukul pasukan Mataram ketika menyerang kota itu dua  puluh tahun sebelumnya.

Konflik dalam novel ini menjadi lebih seru, kehidupan Saathi dan Mateo Gesu bersaling silang dengan berbagai intrik politik. Pemerintah Kompeni menggunakan golongan priyayi yang menjadi kaki tangannya untuk menekan golongan kiai. Sedangkan untuk menumpas pergerakan orang Moor,  kompeni mengerahkan orang-orang Bhairawa.

Apa bedanya Novel Al-Masih Lelaki yang Diurapi dengan Novel Muhammad Lelaki Pengenggam Hujan?

Dalam novel Al-Masih Lelaki yang Diurapi, Tasaro Gk menghadirkan kisah Nabi Yahya As dan Nabi Isa As dengan 12 muridnya diceritakan dalam bab tersendiri . Murid putra Maryam ini dikenal dengan sebutan Hawari yang berarti  penyokong, pengikut, para lelaki yang dipercaya, orang-orang yang menyerahkan diri pada misi sang Nabi kepada Bani Israel; anak turun Nabi Yaqub.

Lebih istimewa lagi, penulis menuturkannya berdasarkan dua kitab suci yaitu Al-Quran dan Injil. Tetapi tenang bacanya tidak akan bingung kok, karena dilengkapi dengan footnote.

Sedangkan kisah fiksinya berlatar belakang Kota Batavia abad XVII. Berbeda dengan Novel Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan. Casva yang merupakan tokoh fiktif diceritakan dengan seting waktu yang bersamaan dengan kisah Nabi Muhammad Saw, walaupun tidak ada adegan Casva bertemu dengan sang Nabi. Karena itu akan merubah sejarah saya kira.Konflik Lebih Rumit

Kejutan di Akhir Cerita

Speechless keren abis ini yang membuat saya semangat menuliskan Resensi Novel Al-Masih yang Diurapi. Penulis sangat lihai menyimpan kejutan di akhir cerita yang benar-benar tidak terduga seperti dalam novel Nibiru. Ternyata bukan hanya Matheo Gesu yang kehadirannya di Batavia karena sebuah misi, begitupun dengan Saathi.

Misi apakah yang diemban oleh Saathi? Kenapa ia tidak membunuh gubernur jendral? 

 

 Judul Buku : Al-Masih Lelaki yang Diurapi | Penulis : Tasaro GK | Penerbit : Bentang Pustaka | Tahun Terbit : 2021, cetakan I Agustus | Jumlah Halaman : 570 | ISBN : 978-602-291-859-2 | Harga : Rp. 129.000 (Pulau Jawa) |

 

36 komentar untuk "Resensi Novel Al- Masih Lelaki yang Diurapi"

  1. Minggu lalu juga mengulas Tasaro ya mbak? Jd penasaran sama buku yg ini juga...

    BalasHapus
  2. Dari judulnya sudah bikin penasaran. Baca reviewnya ternyata banyak alur tak terduga dan plot twist di tiap jalan ceritanya. Jadi penasaran pengen baca buku ini 😊 .

    BalasHapus
  3. Makin penasaran neh dengan bukunya.. semangat. Sukses terus ya mom

    BalasHapus
  4. Semangaat momm jadi penasaran pengen liat bukunya

    BalasHapus
  5. Isinya lumayan berat kayaknya ini, butuh suasana yang nyaman buat melahapnya dengan baik. Good job! 👍

    BalasHapus
  6. Jadi penasaran sama bukunya, tq reviewnya ☺️

    BalasHapus
  7. Terimakasih review bukunya, auto penasaran

    BalasHapus
  8. Penasaran sm bukunya,kayanya bikin penasaran...

    BalasHapus
  9. Jadi penasaran sama cerita selanjutnya

    BalasHapus
  10. Semangat untuk selalu berkarya ya mam..

    BalasHapus
  11. Ceritanya epik banget. Luar biasa. Sukses terus ya

    BalasHapus
  12. Thank you mom buat referensi bacaan nih

    BalasHapus
  13. Tulisannya selalu menarik untuk dibaca ..

    BalasHapus
  14. Mom bacaannya berkualitas teruss nambah referensi nihhh

    BalasHapus
  15. Keren mom rajin banget baca buku.. Btw makasih ulasannya ya mom.. 😍

    BalasHapus
  16. Referensinya keren, semangat berkarya terus yaa 🤗

    BalasHapus
  17. Jadi penasaran ya sama cerita selanjutnya dari buku ini

    BalasHapus
  18. Wah buku recomended nih perlu dibaca

    BalasHapus
  19. Rekomend, menarik sekali bukunya. Makasih info review bukunya umi.

    BalasHapus
  20. Menarik banget isi bukunya spill harganya donk mom

    BalasHapus
  21. Bacaan begini ini menarik banget. Ada latar sejarah dan diolah dengan apik.Dibaca saat weekend ditemani segelas kopi. Uuuhhhhlalaa. Mevvahhh

    BalasHapus
  22. Reviewnya keren mbak, lengkap tapi masih bikin penasaran. Meski kurang akrab baca genre buku seperti ini, tapi saya enjoy banget baca reviewnya. Terimakasih sharingnya mbak

    BalasHapus
  23. Review yg sangat bagus. Terlihat kulitnya dan ada sedikit celah untuk mengintip ke dalam. Sukses bikin penasaran. Apa misi Saathi? Baca bukunya. Hehe. ..

    BalasHapus
  24. Wah..... penasaran banget banget MB...alur cerita tidak terduga dan membuat kita makin penasaran

    BalasHapus
  25. Aku jarang banget baca buku yang begini, kayanya kok seru. Banyak banget isu yang diangkat dalam ceritanya. Keren~

    BalasHapus
  26. Jadi penasaran pengen baca bukunya.

    BalasHapus
  27. Reviewnya detail banget kak. Keren, jadi lebih menambah wawasan lebih dalam lagi.

    BalasHapus
  28. Sudah lama tidak baca buku genre seperti ini. Cerita misteri/thriller yang dibalut sejarah. Suka! Terima kasih rekomdasinya, saya ingat-ingat judulnya supaya tidak lupa. 😅🙂

    BalasHapus
  29. Bukunya bikin penasaran, nih, cerita masa kini,tpi dikaitkan dengan keteladanan rasul. MasyaAllah. Thankyou for sharing, mba.

    BalasHapus
  30. Wow bacaan berat ini tapi bener bikin penasaran bangeeet, menarik

    BalasHapus
  31. Takjub sama novel sejarah begini. Berat tapi bikin penasaran

    BalasHapus
  32. Novel sejarah cukup berat ceritanya ya mbak. Tapi justru dengan menyajikan sejarah dalam bentuk narasi seperti ini akan semakin menancap di benak

    BalasHapus
  33. Aku kira bercerita tentang apa karena ada kata diurapi. Seru juga sepertinya buku ini. Bisa dimasukkan ke list daftar bacaan inj

    BalasHapus
  34. Tasaro GK memang pandai mengolah kata, terutama kisah nyata jadi fiksi.. duh jadi penasaran

    BalasHapus

Komentar anda merupakan sebuah kehormatan untuk penulis.